Belajar SEO Untuk Optimalisasi Blog



Selamat Siang Semua. Kali ini aku mau membagikan rangkuman materi tentang SEO untuk optimalisasi Blog. Materi tersebut aku dapat dari Coachku yang baik, Mbak Marita Ningtyas, di kelas Blogspedia Coaching #1.

Pada mulanya aku pun hanya berpikir kalau ngeblog itu buat sharing dan update sebuah tulisan saja. Eh ternyata, ada banyak hal yang harus diketahui dalam menulis artikel yang SEO friendly. Wah, bagaimana caranya? Yuk disimak.

belajar-seo-untuk-optimalisasi-blog



Cara Mengecek SEO pada Blog


Sama sepertiku, blogger pemula pun kemungkinan baru mendengar apa itu SEO. Sejujurnya dulu aku tidak pernah tahu, dan tidak pernah membayangkan bahwa itu penting untuk mengoptimalisasi blog kita.

Kalau kata Coach Marita, blogger bisa mendownload Meta SEO Inspector di Googlr Chrome. Lalu blogger dapat melakukan pengecekan dari link artikel yang telah dibuat. Apakah sudah sesuai SEO atau belum, pada fitur extension.

Cara lain selain menggunakan aplikasi pada Google Chrome tersebut, blogger dapat atau perlu melakukan pengecekan SEO secara manual. Meskipun aku sendiri juga belum begitu paham dan maksimal dalam menerapkannya. Setidaknya, ini cara yang paling mudah membangun insting nulis di blog yang SEO friendly. Hehe


Ketentuan Artikel Blog yang SEO Friendly

Sebenarnya apa saja ya ketentuan-ketentuan artikel yang SEO friendly?. Berikut aku jabarkan sedikit apa yang Coachku sampaikan.

1. Judul Artikel

Membuat tulisan yang SEO friendly sebenarnya susah-susah gampang. Teman-teman perlu memastikan ada kata kunci pada setiap judul artikel yang dipublish. Jumlah karakter pada judul artikel juga dibatasi, yaitu maksimal 60 karakter.

Kata kunci dalam judul adalah topik atau inti utama yang dibahas dalam artikel. Sebagai contoh:

Pengalaman Hypnobrithing dan Melahirkan Minim Rasa Sakit

Kata Kunci: Hypnobrithing


2. Permalink

Selama Coaching di Blogspedia, aku diajarkan cara meng-custom permalink. Bila melakukan edit artikel di desktop blogger, teman - teman akan menemukan pilihan permalink. Kita dapat memilih custom permalink. Meskipun sebenarnya permalink itu berasal dari judul, namun hanya terbatas pada 100 karakter. Sehingga kan kurang menarik kalau teks linknya terputus.

Aku diajarkan menulis permalink secara custom, maksimal 75 karakter saja. Biar tidak terlalu kepanjangan juga.


3. Deskripsi

Yang perlu diisi dalam deskripsi sebenarnya hampir sama saat membuat meta deskripsi. Meta deskripsi blog dapat diisi di Setting. Namun kalau Deskripsi pada artikel bisa diedit di setingan lanjutan editornya. 

Kita perlu mengisi deskripsi pada setiap artikel, dengan memperhatikan karakternya berjumlah 150 saja. Kata kunci juga perlu diletakan dalam deskripsi, dan bila perlu ada pengulangan kata kunci sebanyak dua kali.


4. Paragraf Pertama

Kita perlu memperhatikan paragraf pertama. Dalam 100 karakter pertama tulisan blog, blogger perlu memasukan kata kunci. Sehingga SEO on page sudah nampak sejak paragraf awal.


5. Tidak Lagi Menggunakan Cara Jadul Saat Menulis Kata Kunci

Menulis kata kunci pada blog bukan seperti menulis pada artikel ilmiah, jurnal, karya tulis, dan sebagainya. Yang seperti harus dicetak miring dan ditebalkan. Dalam artikel yang SEO Friendly, teman-teman perlu menempatka kata kunci senatural mungkin. Dimana kata kunci tersebut menyatu dengan kalimat.


6. Paragraf Akhir

Sama seperti di paragraf awal, dalam paragraf terakhir pun kita perlu mencantumkan kata kunci. Memang tidak perlu terlalu penjang dan terkesan kaku. Namun, sebagai penutup artikel yang SEO Friendly, teman-teman perlu meletakan kata kunci dalam kalimat penutup artikel.


7. Perhatikan Jumlah Kata dalam Sebuah Artikel

Sebenarnya belum ada patokan pasti mengenai jumlah kata yang ditulis dalam sebuah artikel blog. Teman-teman perlu memahami kebutuhan dan sesuaikan permintaan saja. Di kelas Blogspedia Coaching, aku diwajibkan menulis minimal 800 kata. Hehe
 

8. Optimalkan Paragraf

Untuk mengoptimalkan paragraf di blog, aku pun masih perlu banyak belajar. Karena basicku sendiri biasa nulis panjang lebar, dan terkesan bertele-tele. Nah, dengan ini aku belajar bahwa maksimal dalam 1 paragraf hanya ada 4 kalimat saja. Bahkan jika dalam paragraf sudah terdapat 2 paragraf panjang, blogger dapat lanjut ke paragraf berikutnya.
 

9. Heading dan Sub-Heading

Heading dan Sub-Heading merupakan bagian yang tidak kalah penting, lho. Agar artikel blog kita enak dibaca dan tidak terkesan tulisan panjang semua, tanpa pembagian, kita perlu membagi batasan menggunakan heading dan sub-heading. Sehingga tulisan kita enak dibaca.


10. Optimalisasi Gambar Artikel

Kita perlu mengganti judul gambar yang berisi kata kunci. Jadi tidak langsung upload saja, namun perlu menggantinya. Tidak lupa juga, teman-teman perlu mengisi alt dan title text pada gambar yang diupload. Hal tersebut dapat dilakukan saat mengedit tulisan, yaitu dengan mengklik gambar dan akan muncul pilihan alt dan title text.
 

11. Penyematan Link pada Artikel

Mengoptimalkan SEO artikel, salah satunya adalah menyematkan link pada artikel. Link tersebut berupa link internal dan link eksternal. Kita perlu menaruh link terkait, dengan perbandingan 3 link internal dan 1 link eksternal.
 
        Baca Juga: Cara Meningkatkan Pageview di Blog

Teman-teman, apakah sudah memahami teknik atau list SEO di atas? Ini bisa dipraktikan dan dibiasakan saat kita meng-upload artikel. Aku pun masih terus belajar dan membiasakan diri. Untuk hasil maksimal, mungkin saja aku juga akan memperbaiki tulisan blog sedikit demi sedikit. Demi optimalisasi artikel yang SEO friendly.







Komentar

  1. Betul banget mba, SEO penting untuk mengoptimalisasi blog.. Semoga kita terus bisa mempraktikkan dan membiasakan nya ya mba. Semangat ngeblog sesuai SEO nya mba..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin Aamiin terima kasih mbak Wina.. hehe semoga kedepan kita konsisten dengan SEO on page di setiap postingan kita :)

      Hapus

Posting Komentar