Menjabat Fungsional Perancang Peraturan Perundang-undangan Perrama di Kementerian Luar Negeri

Hari ini, 15 Desember 2020, adalah hari pelantikanku sebagai Pejabat Fungsional Perancang Peraturan Perundang-undangan (Legal Drafter) di Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) secara virtual. Aku adalah orang pertama yang dilantik sebagai Legal Drafter di Kemenlu. Sebelumnya, memang belum ada yang menduduki jabatan fungsional tersebut di instansiku.




Bercerita sedikit saat aku mengikuti tes CPNS di tahun 2018. Sembari mengurus anak yang masih bayi, aku mengikuti tahap demi tahap tes hingga lolos dan diterima sebagai CPNS Kemenlu pada 23 Desember 2018. Alhamdulillah, semoga formasi yang aku pilih memang formasi terbaik bagiku, dan aku dapat mengabdikan ilmuku sebaik-baiknya.

Tak lama setelah diterima di Kemenlu, perjalananku berlanjut ditempatkan di Biro Hukum dan Administrasi Kementerian dan Perwakilan (BHAKP) pada 1 Februari 2019. Disana, aku mulai belajar banyak hal terkait pembentukan produk hukum di Kementerian Luar Negeri.

Sebelum aktif bekerja di BHAKP, aku mengikuti Latsar PNS pada bulan Februari s.d. bulan April 2019. Dan berhasil lulus dengan baik.

Untuk menduduki jabatan fungsional, terlebih dahulu aku mengikuti Diklat Perancang Peraturan Perundang-undangan di BPSDM Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Karena Kemenkumham merupakan instansi pembina bagi Jabatan Fungsional Perancang Peraturan Perundang-undangan. Aku pun mengikuti Diklat tersebut selama kurang lebih 2,5 bulan pada tahun 2020.


Hingga hari ini, setelah mendapatkan rekomendasi dari instansi pembina, aku telah diangkat sebagai Perancang Peraturan Perundang-undangan Ahli Pertama dan yang pertama di Kemenlu. Ini sebagai awalku menjadi spesialis dan ahli di bidangnya.

Semoga saja aku dapat memenuhi amanah dengan baik, dan mampu bekerja maksimal dengan sumbangsih ilmu dan skill yang aku miliki. 

Sekian sekilas ceritaku pada hari ini. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mudah! Mengecek Pencernaan Anak Melalui Fitur Tummypedia Bebelac

Perjalanan Memakai Aligner Rata Bagian 1

Pengalaman Saya di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)